A. Pendahuluan
-bisnis sebuah unit kegiatan produksi yang mengolah sumber
daya ekonomi untuk menyediakan barang dan jasa bagi masyarakat dengan tujuan
untuk memperoleh keuntungan dan memuaskan masyarakat.
B.Isi
studi kelayakan adalah penelitian yang mendalam terhadap
suatu ide bisnis tentang layak atau tidaknya ide tersebut untuk dilaksanakan
Bermacam-macam bentuk ide bisnis antara lain :
·
Pendirian usaha baru
·
Pengembangan usaha yang sudah ada, seperti
MERGER, penambahan modal, pergantian teknologi, pembukaan kantor baru/cabang.
·
Pembelian perusahaan dengan cara AKUISISI
Obyek Studi Kelayakan Bisnis
·
PENDIRIAN : Obyek yang dipelajari dan diteliti
merupakan usaha baru yang akan didirikan
·
PENGEMBANGAN : Oyek yang dikaji usahanya sudah
berdiri dan mempunyai rencana pengembangan
·
MARGER atau AKUISISI : Obyek yang sudah berdiri
dan akan digabungkan atau diambil alih perusahaan lain.
Analisis studi kelayakan bisnis,
orang yang melaksanakan pekerjaan studi kelayakan, analisis ini bisa perorangan
atau TIM. Alat analisis studi kelayakan bisnis yaitu teknik yang terdapat dalam
berbagai disiplin ilmu yang digunakan untuk memecahkan suatu masalah, misalnya
metode RASIO.
Misal dalm contoh kasus pemasaran :
Untuk mengetahui kecenderungan permintaan atas produk tertentu dimasa yang akan
datang, dilakukan analisis trend dengan menggunakan alat analisis trend linear.
Aspek Studi Kelayakan
Pokok bahasan yang terdapat dalam
studi kelayakan dan membahas secara spesifik dari suatu pandangan disiplin ilmu
:
· - Aspek pasar dan pemasaran.
· -Aspek teknis produksi dan teknologi.
· -Aspek manajemen.
· -Apek Hukum
· -Aspek lingkungan
· -Aspek keuangan
Manfaat studi kelayakan bisnis
1.
BAGI MASYARAKAT
·
Calon investor
·
Mitra penyerta modal
·
Perbankan
·
Pemerintah
·
Manajemen perusahaan
·
Masyarakat
2.
BAGI ANALISIS
·
Pengetahuan tentang cara berfikir
·
Menerapkan berbagai disiplin ilmu
·
Mempelajari suatu objek bisnis secara
komprehensihip sehingga penyusunan akan mendapatkan pembelajaran dan pengalaman
yang berharga.
Ide yang menjadi dasar munculnya
studi kelayakan
1.
PENDIRIAN USAHA BARU
Usaha yang akan didirikan benar-benar tidak
pernah ada sebelumnya, suatu yang baru ini dapat diartikan “PRODUK” atau
“BISNIS” baru karena sebelumnya belum/tidak dimiliki sang penggagas
2.
PENGEMBANGAN USAHA
Usaha yang akan dibangun merupakan bagian
dari entitas usaha yang sudah ada sebelumnya, baik bersifat VERTIKAL (satu
rumpun) maupun bersifat HORIZONTAL (beda rumpun)
3.
PEMBELIAN USAHA YANG SUDAH ADA
Usaha ini lebih mudah dibandingkan kedua
diatas, karena sudah bisa dilihat atau di observasi langsung.
Intensitas Studi
Kelayakan Meliputi
·
Besarnya dana yang ditanamkan
·
Tingkat ketidakpastian proyek
·
Komplesitas elemen-elemen yang mempengaruhi
proyek
Arti dari Intensitas tersebut
·
Intensitas studi kelayakan berpengaruh terhadap
kebutuhan analisis, waktu, dan biaya. Analisis biaya dan manfaat disusun untuk
mengetahui apakah biaya yang akan dikeluarkan untuk mendanai pembuatan studi
kelayakan lebih besar atau lebih kecil dibandingkan dengan manfaatnya.
·
BIAYA adalah dana yang dikeluarkan untuk
pembuatan studi kelayakan.
·
Manfaat : Probabilitas risiko kegagalan proyek
yang terdiri dari biaya kesempatan, biaya pendirian dan biaya modal.
C. Kesimpulan
FAKTOR
|
STUDI KELAYAKAN
|
RENCANA BISNIS
|
JENIS DATA
|
DATA ESTIMASI
|
Berdasarkan data EMPIRIS
Perusahaan
|
SUMBER DATA
|
DATA EKSTERNAL
|
DATA INTERNAL
|
PENYUSUNAN/Analisis
|
Pihak eksternal (konsultan/pakar)
|
Pihak internal (manajemen),
perusahaan (direksi perusahaan)
|
TUJUAN
|
MEnilai kelayakan gagasan bisnis
|
Merencanakan kegiatan bisnis
dimasa yang akan datang
|
USER (pengguna)
|
Investor, Bank, Pemerintah, LSM
|
Manajemen, Kreditor
|
WAKTU PEMBUATAN
|
Bisa lebih dari 1 tahun
|
Kurang dari 1 tahun
|
BIAYA
|
Relatif besar, bisa lebih dari Rp
1M
|
Relatif lebih kecil
|
D. Daftar Pustaka
Sumardi. SE,MM."Studi Kelayakan Bisnis"
No comments :
Post a Comment